22 September 2014

MEA Di Depan Mata

MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) 2015 didepan mata. Dalam hitungan bulan, akan kita hadapi. Akan ada perluasan pasar yang menyimpan banyak peluang dan tantangan bagi pertumbuhan usaha kita. Disanalah kemampuan dan ketangguhan usaha kita selama ini akan diuji. Apakah selama ini kita hanya jago kandang atau memang mampu berkompetisi dan memiliki kemampuan setara dengan negara lain di ASEAN?

Sebagai konsumen, kehadiran MEA akan menjadi kesempatan kita untuk menikmati lebih banyak kualitas produk dan layanan terbaik yang dimiliki pebisnis lain di luar negeri sana. Yang jika selama ini hanya bisa kita nikmati saat kita bepergian ke negara ASEAN saja.

Bila selama ini saja kita masih senang memilih merk luar negeri atau yang bertuliskan "Made in Malaysia", "Made In Singapore" atau "Made In Korea", maka kedatangan MEA akan membawa lebih banyak lagi tulisan-tulisan tersebut ke hadapan kita.

Namun bagi kita sebagai pengusaha Indonesia, yang dengan bangganya kita tuliskan "Product of Indonesia" atau "100% Indonesia", tentu kehadiran MEA akan menghalangi kehadiran produk kita diantara pilihan produk yang akan dibeli oleh bangsa kita sendiri. Produk buatan Indonesia akan semakin tenggelam ditengah banjirnya kehadiran produk dari negara tetangga. Pasar Tradisional se-Indonesia saja belum kita jelajahi semua. Produk-produk kita pun belum diterima di semua supermarket di Indonesia. Apalagi ditambah kedatangan produk-produk dari negara ASEAN. Kemana kita akan menjual?

Apa yang harus kita lakukan?
Sebagai konsumen Indonesia, sudah sepantasnya kita bela produk buatan Indonesia. Kita beli produk buatan Indonesia. Siapa lagi yang akan membeli produk buatan bangsa kita sendiri jika bukan kita. Jika sekiranya produk tersebut dalam kualitas yang masih buruk, akan lebih baik kita berikan saran dan masukan untuk perbaikan produk buatan saudara kita tersebut. Saran dalam hal kemasan yang lebih baik dan indah, atau saran dalam kualitas produk itu sendiri agar sama baiknya dengan produk impor yang pernah kita jumpai. Atau saran dalam hal lainnya. Saatnya kita peduli dengan perbaikan produk buatan Indonesia.

Dan sebagai produsen Indonesia, meski waktu yang tersisa tidak banyak, namun masih ada kesempatan bagi kita untuk memperbaiki terus kualitas usaha kita. Perbaikan dari pengelolaan usaha maupun perbaikan dari kualitas produk kita. Tentu bukan hal yang mudah dan murah melakukan semua perbaikan-perbaikan tersebut. Namun perbaikan ini tidak bisa kita tangguhkan lagi.

Jangan pula kita menanti uluran tangan dan belas kasihan dari bangsa kita sendiri untuk mengharap mereka membeli produk kita, lantas kita buat produk yang ala kadarnya. Peningkatan kualitas agar memiliki usaha dengan standar internasional wajib kita jadikan target capaian di akhir tahun 2014 ini. Sehingga saatnya nanti MEA hadir, kita memiliki kualitas bisnis dengan produk berstandar global.

Semoga di tahun 2015 mendatang, keberadaan bisnis dan produk kita ditengah kehadiran bisnis dan produk bangsa lain akan tetap terlihat dan tetap menjadi pilihan dimata konsumen Indonesia dan negara ASEAN lainnya.

Dan ingat, jika kita belum bisa membangun sendiri standar bisnis dan produk yang baik, tidak ada salahnya kita bersama-sama membangun untuk terwujudnya bisnis dan produk "Made In Indonesia" yang meng-global.

--
 hendra permana
 www.getpira.com| membantu jaringan bisnis Anda berstandar global