About Hendra Permana

26 November 2010

Jumatan di Istiqlal

Alhamdulillah, ketiga kalinya saya menginjakkan kaki di Masjid Istiqlal, Jakarta. Kali pertama saat saya masih single, belum menikah. Kali kedua setelah menikah, saat pulang dari acara di Jakarta, bersama istri saya mampir shalat dzuhur di sini. Dan sekarang, untuk ketiga kalinya saat ada kesempatan bisa shalat jum’at di Masjid Istiqlal. Sebuah kesempatan yang langka, saya punya kesempatan merasakan shalat jumat di Istiqlal.
inside Istiqlal
Kebetulan khatib (penceramah) shalat jumat hari ini adalah Ustad Yusuf Mansur, yang membawakan tema tentang perhatian lebih kita terhadap Al-quran. Inti dari ceramah tersebut yakni bagaimana kita semua memiliki perhatian yang lebih besar terhadap keberadaan Al-Quran dalam hidup kita. Bagaimana kita menghargai Al-Quran dengan cara membaca dan sedikit meluangkan waktu untuk menghafal al quran. Memang banyak sekali alasan kita ketika diminta untuk meluangkan waktu demi al quran. Tapi ada salah satu metode paling mudah, cepat dan efektif yakni one day one ayat. Bagaimana kita meluangkan waktu untuk menghafal ayat al quran satu ayat dalam satu hari, serta mengamalkannya sehingga kita terus hafal.

Saat shalat jumat selesai, ada ajakan dari khatib untuk melakukan shalat ghaib untuk beberapa jenazah yang namanya telah disebutkan sebelum shalat jumat di mulai. Tapi saya sendiri tidak tahu siapa saja jenazah-jenazah tersebut. Tapi saya ikut saja shalat ghaib mengikuti imam.
Ada juga beberapa orang yang meluangkan waktu untuk tidur atau sekedar merebahkan badan sambil menghirup udara segar di masjid. Tak beberapa lama berselang, datang petugas keamanan masjid yang membangunkan jamaah jumat yang masih tidur di tengah masjid untuk berpindah ke pinggir masjid."Kepada jamaah yang telah menunaikan shalat jumat dan masih merebahkan badan ditengah masjid, mohon agar dapat pindah ke selasar masjid sehingga tidak mengganggu jamaah lain yang hendak shalat". Kurang lebih imbauannya seperti itu.
selesai jumatan istiqlal
Masjid istiqlal memang istimewa. Mudah-mudahan masih bisa mampir lagi….
istirahat di istiqlal

0 comments: